Sabtu, 29 Juli 2017

animasi

Animasi Storyboard

Storyboard adalah sketsa gambar yang disusun berurutan sesuai dengan naskah, dengan storyboard kita dapat menyampaikan ide cerita kita kepada orang lain dengan lebih mudah,karena kita dapat menggiring khayalan seseorang mengikuti gambar-gambar yang tersaji,sehingga menghasilkan persepsi yang sama pada ide cerita kita. 

Dalam pembuatan storyboard ini, saya membuat dengan sangat sederhana, yaitu animasi tentang kucing
Kucing Tertidur

Minggu, 16 April 2017

Desain Logo Diri








Gambar kucing menunjakkan bahwa saya orang yang sangat menyukai binatang tersebut.
Warna dari kucing tersebut adalah belang tiga hitam-kuning-putih menunjukkan bahwa saya adalah seorang perempuan (98% kucing belang tiga adalah betina). Lambang hati pada badan kucing adalah simbol kasih sayang saya terhadap binatang tersebut.

Untuk background warna kuning mengartikan saya menyukai warna kuning, dan warna tersebut menjelaskan bahwa saya orang yg ceria, sedangkan ornamen bunga hanya untuk memperjelas saya adalah perempuan. Sedangkan pita dengan tulisan FRN sendiri menunjukkan identitas nama saya Fatma Rahmi Nadhirah. Saya membuat logo ini menggunakan adobe photoshop cs3,

Adobe Photoshop CS3 adalah software editor citra buatan adobe system yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 , versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5 , dan versi terbaru adalah Adobe Photoshop CC. Tools yang ada di Photoshop cukup kompleks dan lengkap juga cukup mudah di operasikan, sehingga software ini banyak di minati orang-orang.

Minggu, 12 Maret 2017

Desain Grafis dan Desain Komunikasi Visual

Saat kita membaca kata “desain grafis” dan “desain komunikasi visual” kita pasti berpikir bahwa itu adalah desain yang di lakukan lewat media elektronik. Pengertian itu memang benar, namun tidak semua orang benar-benar paham pengertian tersebut. Kali ini saya akan membahas tentang pengertian desain grafis dan desain komunikasi visual serta perbedaan kedua nya.

  • ·         Desain Grafis

Desain Grafis berasal dari dua kata, Desain dan Grafis. Desain adalah perancangan estetika berdasarkan kreatifitas, dan Grafis adalah ilmu merancang titik atau garis menjadi sebuah bentuk yang berhubungan dengan percetakan. Jadi Desain Grafis adalah ilmu merancang titik dan garis menjadi sebuah bentuk untuk tujuan percetakan yang berlandaskan kreatiftias. 

  • ·         Desain Komunikasi Visual

Desain Komukasi Visual atau biasa disebut dengan DKV berasal dari tiga kata yaitu Desan, Komunikasi dan Visual. Jika dijabarkan maka Desain berkaitan dengan perancangan estetika berdasarkan kreatifitas, Komunikasi adalah ilmu menyampaikan pesan, dan Visual adalah objek yang dapat dilihat. Jadi DKV adalah ilmu mempelajari konsep komunikasi dalam menyampaikan pesan secara visual melalui media yang berlandaskan kreatiftias. 

  • ·         Perbedaan Desain Grafis dan DKV

Dari pengertian diatas kita dapat simpulkan jika cangkupan DKV itu lebih luas karena desain grafis hanya bersifat dua dimensi yang hasil akhirnya adalah dicetak seperti poster, famplet atau komik. Sedangkan hasil dari DKV adalah poster, famplet, komik, 3D, animasi, video, sampai dengan ilmu periklanan (komunikasi). Dengan kata lain, desain grafis masih dalam cangkupan atau bagian dari DKV.

  • ·         Contoh Desain Grafis

 
Logo

Gambar Sablon T-shirt

Poster Film


Sumber:
Teori Desain. 2016. Perbedaan DKV dan Desain Grafis. http://teoridesain.com/2016/05/pebedaan-dkv-dan-desain-grafis.html. (diakses pada 12 Maret 2017)

Minggu, 13 November 2016

Contoh Sistem Cerdas

Kecerdasan Buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau Intelegensi Artifisial (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau hanya disingkat AI) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.

Secara garis besar, AI terbagi ke dalam dua paham pemikiran yaitu AI Konvensional dan Kecerdasan Komputasional (CI, Computational Intelligence). AI konvensional kebanyakan melibatkan metode-metode yang sekarang diklasifiksikan sebagai pembelajaran mesin, yang ditandai dengan formalisme dan analisis statistik. Dikenal juga sebagai AI simbolis, AI logis, AI murni dan AI cara lama (GOFAI, Good Old Fashioned Artificial Intelligence). Metode-metodenya meliputi:

Sistem pakar: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan. Sebuah sistem pakar dapat memproses sejumlah besar informasi yang diketahui dan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasi tersebut.

Contoh Sistem Pakar:

Air Conditioner (AC).

Penyejuk udara, pendingin ruangan, pengkondisi udara, penyaman udara, erkon, atau AC (bahasa inggris): air conditioner) adalah sistem atau mesin yang dirancang untuk menstabilkan suhu udara dan kelembapan suatu area (yang digunakan untuk pendinginan maupun pemanasan tergantung pada sifat udara pada waktu tertentu).
Umumnya menggunakan siklus refrigerasi tetapi kadang-kadang menggunakan penguapan, biasanya untuk kenyamanan pendingin di gedung-gedung dan kendaraan bermotor
Konsep pendingin udara diketahui telah diterapkan di Romawi Kuno dan Persia abad pertengahan. Pendingin modern muncul dari kemajuan dalam ilmu kimia selama abad 19, dan pendingin udara skala besar listrik pertama ditemukan dan digunakan pada tahun 1902 oleh Willis Haviland Carrier.
Seiring dengan perkembangan zaman, perusahaan-perusahaan elektronik mulai membuat AC dengan teknologi yang dapat membunuh virus dan bakteri juga menghemat biaya listrik. Plasmacluster dan Inverter merupakan teknologi yang saat ini digunakan oleh produsen AC. Plasmacluster dirancang dapat membunuh virus dan bakteri di dalam ruangan, sementara inverter dikatakan dapat menghemat energi lebih dari 10%.

Flowchart AC sederhana:



Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Adalah sebuah alat elektronik yang melayani nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang "teller" manusia. Banyak ATM juga melayani penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli perangko.

Flowchart ATM :



Vending Machine Commuter Line.

Vending Machine Commuter Line adalah mesin yang digunakan untuk membeli tiket kereta commuter line dengan menggunakan bantuan komputer. Dengan tampilan touch screen penggunakan vending machine commuter line cukup mudah yaitu dengan cara pilih stasiun yang akan kita tuju, kemudian akan muncul total harga tiket yang harus dibayarkan, lalu masukan uang ada vending machine maka setelah itu tiket kereta commuter line akan keluar.

Flowchart Vending Machine Commuter Line :




Sumber:
flowchart oleh Fatma Rahmi Nadhirah.




Senin, 06 Juni 2016

Information Technology Service Management: An Emerging Area for Academic Research and Pedagogical Development

IT Service Management

ITSM adalah suatu IT Service Management yang memiliki kemampuan untuk memberikan nilai kepada pelanggan dalam bentuk layanan; dan Kemampuan itu bertujuan untuk lebih meningkatkan ke-efektif-an dan efisiensi dalam pemberian layanan kepada pelanggan - Michael Wedemeyer..

Sedangkan menurut Ivanka Menken (2009,p.7) IT Service Management adalah manajemen dari semua proses yang bekerja sama untuk memastikan kualitas layanan, sesuai dengan tingkat layanan yang telah disepakati dengan pelanggan. Seperti inisiasi, desain, organisasi, pengendalian, pengadaan, dukungan dan peningkatan layanan TI, disesuaikan dengan kebutuhan organisasi pelanggan.



1. Information Technology Infrastructure Library
Suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaaninfrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan TI. Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya. ITIL memberikan deskripsi detail tentang beberapa praktik TI penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan segala jenis organisasi TI.

Hingga saat ini OGC telah menerbitkan versi ketiga ITIL (ITIL v3) yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi.

2. British Standards 15000
BS15000 standar pertama di dunia untuk IT Service Pengelolaan. Ini mendefinisikan kerangka kerja dimana proses / sistem dapat dibentuk atau dievaluasi. Standar menetapkan serangkaian proses manajemen yang saling terkait, terutama operasi berorientasi, dan didasarkan berat pada ITIL.

3. International Standards Organization/IEC 20000
ISO / IEC 20000 adalah standar internasional pertama untuk IT Service Manajemen dan dibagi menjadi dua bagian: ISO / IEC 20000-1 dan ISO / IEC 20000-2. ISO / IEC 20000-1 mendefinisikan standar di bagian berikut:
• Cakupan
• Syarat & Definisi
• Manajemen Perencanaan dan Pelaksana Layanan
• Persyaratan untuk Sistem Manajemen
• Jasa Perencanaan & Pelaksana New atau Berubah
• Proses Delivery Service
• Proses Hubungan
• Proses Kontrol
• Proses Resolusi
• Rilis Proses.

ISO / IEC 20000-2 adalah 'kode praktek', dan menggambarkan pedoman untuk pencocokan praktik terbaik untuk manajemen layanan didefinisikan dalam ISO / IEC 20000-1. Gambar 2 menunjukkan bagaimana ISO / IEC 20000 proses saling berhubungan untuk menyediakan kerangka kerja ITSM.

Penilitian Akademik

Operasi IT, seperti lengan produksi departemen TI, sebagian besar telah diabaikan oleh penelitian IT dan pedagogi. Meskipun ada pertumbuhan badan penelitian pada aspek terisolasi dari operasi
jasa, ada sedikit penelitian yang secara eksplisit adalah ITIL ®, ISO / IEC 20000, atau ITSM terkait. Dengan lebih dari setengah bisnis AS melakukan proyek-proyek di wilayah-wilayah, ITSM menawarkan daerah yang subur untuk penelitian.
ITSM menekankan proses dan sangat dipengaruhi oleh kualitas manajemen dan rekayasa ulang proses. Sebuah proses didefinisikan sebagai urutan tergantung waktu kejadian diatur oleh suatu proses kerangka. Van de Ven dan Poole mengidentifikasi empat jenis dasar proses keluarga teori: siklus hidup, teleologis, dialektis, dan evolusi (Tabel 1). Setiap jenis mengandung teori individu dan memberikan penjelasan tentang urutan peristiwa yang terungkap untuk menjelaskan proses perubahan.

Tabel 1


Inisiatif Pedagogis

Ada dua inisiatif dilakukan untuk transisi ITSM ke universitas pedagogi: IBM Service Sciences, Management and Engineering (SSME) dan Information Technology Service
Management Forum (itSMF). Inisiatif IBM SSME menekankan program sarjana dan pascasarjana yang berfokus pada pengembangan dan dukungan dari GBS dan internal operasi organisasi TI.
Inisiatif kedua sedang dipromosikan melalui IT Service Management Forum (itSMF), industri profesional Kelompok didukung terutama oleh perusahaan teknologi dan
konsultan. itSMF adalah independen, bukan untuk keuntungan, dunia organisasi yang didedikasikan untuk IT keunggulan operasional dan dukungan pengguna ITIL.


Kesimpulan

Jasa IT sudah membantu banyak organisasi. Namum sangat di harapkan untuk Jasa IT bisa lebih menangani masalah yang lebih intern, sehingga bisa lebih efektif untuk di gunakan organisasi.


Kelompok:

Fatma Rahmi Nadhirah
Najmi Fitria
Neni Wulandari


Sumber:


ITSM Lifecycle

Pengertian ITSM

Apa itu ITSM? ITSM (Information Technology Service Management) adalah suatu metode pengelolaan sistem teknologi informasi (TI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen layanan TI terhadap bisnis perusahaan. Salah satu bentuk dari framework ITSM adalah I.T.I.L.

ITSM Lifecycle/ Service Lifecycle

Seperti yang sudah di bahas pada artikel sebelumnya, OGC (Office of Government Commerce) telah menerbitkan versi ke-tiga dari I.T.I.L (ITIL v3) yang terdri dari lima bagian yang di sebut juga dengan ITIL Service Lifecycle.


 1. Service Strategy
Inti dari ITIL Service Lifecycle adalah Service Strategy.
Service Strategy memberikan panduan kepada pengimplementasi ITSM pada bagaimana memandang konsep ITSM bukan hanya sebagai sebuah kemampuan organisasi (dalam memberikan, mengelola serta mengoperasikan layanan TI), tapi juga sebagai sebuah aset strategis perusahaan. Panduan ini disajikan dalam bentuk prinsip-prinsip dasar dari konsep ITSM, acuan-acuan serta proses-proses inti yang beroperasi di keseluruhan tahapan ITIL Service Lifecycle.
Topik-topik yang dibahas dalam tahapan lifecycle ini mencakup pembentukan pasar untuk menjual layanan, tipe-tipe dan karakteristik penyedia layanan internal maupun eksternal, aset-aset layanan, konsep portofolio layanan serta strategi implementasi keseluruhan ITIL Service Lifecycle. Proses-proses yang dicakup dalam Service Strategy, di samping topik-topik di atas adalah:
• Service Portfolio Management
• Financial Management
• Demand Management

2. Service Design
Agar layanan TI dapat memberikan manfaat kepada pihak bisnis, layanan-layanan TI tersebut harus terlebih dahulu di desain dengan acuan tujuan bisnis dari pelanggan. Service Design memberikan panduan kepada organisasi TI untuk dapat secara sistematis dan best practice mendesain dan membangun layanan TI maupun implementasi ITSM itu sendiri. Service Design berisi prinsip-prinsip dan metode-metode desain untuk mengkonversi tujuan-tujuan strategis organisasi TI dan bisnis menjadi portofolio/koleksi layanan TI serta aset-aset layanan, seperti server, storage dan sebagainya.
Ruang lingkup Service Design tidak melulu hanya untuk mendesain layanan TI baru, namun juga proses-proses perubahan maupun peningkatan kualitas layanan, kontinyuitas layanan maupun kinerja dari layanan.
Proses-proses yang dicakup dalam Service Design yaitu:
1.      Service Catalog Management
2.      Service Level Management
3.      Supplier Management
4.      Capacity Management
5.      Availability Management
6.      IT Service Continuity Management
7.      Information Security Management

3. Service Transition 
Service Transition menyediakan panduan kepada organisasi TI untuk dapat mengembangkan serta kemampuan untuk mengubah hasil desain layanan TI baik yang baru maupun layanan TI yang dirubah spesifikasinya ke dalam lingkungan operasional. Tahapan lifecycle ini memberikan gambaran bagaimana sebuah kebutuhan yang didefinisikan dalam Service Strategy kemudian dibentuk dalam Service Design untuk selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam Service Operation.
Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
1. Transition Planning and Support
2. Change Management
3. Service Asset & Configuration Management
4. Release & Deployment Management
5. Service Validation
6. Evaluation
7. Knowledge Management

4. Service Operation
Service Operation merupakan tahapan lifecycle yang mencakup semua kegiatan operasional harian pengelolaan layanan-layanan TI. Di dalamnya terdapat berbagai panduan pada bagaimana mengelola layanan TI secara efisien dan efektif serta menjamin tingkat kinerja yang telah diperjanjikan dengan pelanggan sebelumnya. Panduan-panduan ini mencakup bagaiman menjaga kestabilan operasional layanan TI serta pengelolaan perubahan desain, skala, ruang lingkup serta target kinerja layanan TI.
Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu:
1. Event Management
2. Incident Management
3. Problem Management
4. Request Fulfillment
5. Access Management

5. Continual Service Improvement
Continual Service Improvement (CSI) memberikan panduan penting dalam menyusun serta memelihara kualitas layanan dari proses desain, transisi dan pengoperasiannya. CSI mengkombinasikan berbagai prinsip dan metode dari manajemen kualitas, salah satunya adalah Plan-Do-Check-Act (PDCA) atau yang dikenal sebagi Deming Quality Cycle
Sebuah perusahaan yang mengimplementasi ITIL secara nyata tentunya mendapat banyak sekali keuntungan, misalnya, pelayanan IT menjadi lebih fokus kepada departemen lainnya di dalam satu perusahaan, biaya lebih efisien dan dapat diatur dengan baik, serta perubahan-perubahan IT yang dapat lebih mudah untuk diatur, dan masih banyak keuntungan lainnya yang pada akhirnya akan berdampak pada income perusahaan itu sendiri.


sumber:


Sabtu, 02 April 2016

I.T.I.L dan COBIT

Kali ini saya akan membahas tentang I.T.I.L dan COBIT.

I.T.I.L ( Information Technology Infrastructure Library)

Banyak yang tidak menegtahui apa itu I.T.I.L, jadi I.T.I.L adalah suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaaninfrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan TI. Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya. ITIL memberikan deskripsi detail tentang beberapa praktik TI penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan segala jenis organisasi TI.

Hingga saat ini OGC telah menerbitkan versi ketiga ITIL (ITIL v3) yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi. Kelima bagian tersebut adalah:
1.     Service Strategy
2.     Service Design
3.     Service Transition
4.     Service Operation
5.     Continual Service Improvement
Kelima bagian ITIL yang seperti tersebut biasanya disebut juga sebagai bagian dari sebuah siklus. Dikenal pula dengan sebutan Sikuls Layanan ITIL.

COBIT (Control Objective for Information and related Technology)

COBIT adalah uatu panduan standar praktik manajemen teknologi informasi. Standar COBIT dikeluarkan oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA.
COBIT memiliki 4 cakupan domain, yaitu :
·         Perencanaan dan organisasi (plan and organise)
·         Pengadaan dan implementasi (acquire and implement)
·         Pengantaran dan dukungan (deliver and support)
·         Pengawasan dan evaluasi (monitor and evaluate)
Maksud utama COBIT ialah menyediakan kebijakan yang jelas dan good practice untuk IT governance, membantu manajemen senior dalam memahami dan mengelola resiko-resiko yang berhubungan dengan IT.
COBIT menyediakan kerangka IT governance dan petunjuk control objective yang detail untuk manajemen, pemilik proses bisnis, user dan auditor.


 Sumber: